160 x 600
160 x 600
Advertisement Dyamor
Berita  

SD Negeri Capar di Jatinegara Memprihatinkan, Perlu Respons Cepat Pemerintah

SD Negeri Capar di Jatinegara Memprihatinkan, Perlu Respons Cepat Pemerintah
SD Negeri Capar di Jatinegara Memprihatinkan, Perlu Respons Cepat Pemerintah
160 x 600
468 X 60

RiekeNews.com – JATINEGARA, 22 November 2025 — Kondisi SD Negeri Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, kian mengkhawatirkan. Bangunan yang menua dan rusak di banyak titik membuat aktivitas belajar mengajar tidak aman. Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan.

Kerusakan di Banyak Titik

Kepala SDN Capar, Nurwadi, menjelaskan kerusakan terjadi hampir di seluruh bagian sekolah dan telah diusulkan perbaikannya berulang kali. Di antaranya:

Advertisement Buysell
  • Pintu kelas tak dapat menutup rapat,
  • Tiang penyangga lapuk,
  • Plafon dan atap bocor,
  • Dinding serta lantai tidak rapi dan mulai rusak.

Situasi ini dinilai membahayakan keselamatan siswa dan guru apabila tidak ditangani segera.

kondisi meprihatinkan SDN Capar Jatinegara

Tersendat karena Administrasi

Menurut pihak sekolah, usulan rehabilitasi belum memperoleh persetujuan karena status tanah sekolah belum bersertifikat. Pihak sekolah menilai alasan administratif tidak semestinya menghambat hak anak atas lingkungan belajar yang aman dan layak.

Kendala Buku Pelajaran

Guru-guru juga mengeluhkan lambatnya pengiriman buku, yang berdampak pada kelancaran proses pembelajaran. Mereka berharap distribusi bahan ajar dapat dipercepat sembari menunggu perbaikan sarana fisik.

Seruan Agar Pemerintah Bertindak

Jurnalis Media Mata Dunia, Riki Maulana, menyampaikan harapan agar kondisi SDN Capar segera ditindaklanjuti. “Jangan sampai kendala administratif menunda pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan. Keamanan siswa dan guru harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Harapan Sekolah dan Masyarakat

Kasus SDN Capar menunjukkan masih adanya sekolah di pelosok yang belum tersentuh perbaikan memadai. Masyarakat berharap pemerintah daerah bergerak cepat:

  1. Menyelesaikan status lahan agar proses rehabilitasi tidak berlarut,
  2. Menetapkan program perbaikan darurat pada titik kritis (atap, tiang, plafon),
  3. Memperbaiki rantai distribusi buku agar pembelajaran tidak terganggu.

Kontak Media: 082265099478

Riki Maulana

Advertisement Buysell

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *