160 x 600
160 x 600
Advertisement Dyamor
Wisata  

Café dan Coffee Shop dengan View Alam Tersembunyi di Purbalingga

cofe shop hiden gem di purbalingga
cofe shop hiden gem di purbalingga
160 x 600
468 X 60

Riekenews.com – Ingin ngopi sambil memandangi hamparan hijau, kabut tipis, atau bahkan stalaktit di dalam goa? Di Purbalingga, ada beberapa spot “tersembunyi” yang menawarkan suasana alam syahdu—pas untuk healing, me-time, atau quality time bareng orang tersayang. Berikut kurasi tempat ngopi bernuansa alam yang paling layak kamu jelajahi.

1) Guma Landscape Cafe — panorama lereng Gunung Slamet

Terletak di kawasan Serang (lereng Gunung Slamet), Guma Landscape Cafe menawarkan view luas 360° perbukitan dan kebun, dengan arsitektur modern-alami dan banyak area terbuka. Waktu terbaik datang adalah golden hour menuju senja saat langit bersih. Lokasi: Gunung Malang, Desa Serang, Karangreja, Purbalingga.
Catatan: Guma kerap direkomendasikan media lokal dan travel sebagai “kafe with a view” andalan Purbalingga berkat letaknya yang strategis di kaki Slamet.

Advertisement Buysell

Apa yang menarik: spot foto outdoor, suhu sejuk pegunungan, menu kopi & makanan utama yang cukup variatif dan masih ramah kantong.

2) Lava Coffee Shop (Goa Lawa) — sensasi ngopi di perut bumi

Kalau ingin pengalaman paling unik, datanglah ke Lava Coffee Shop yang berada di dalam kompleks wisata Goa Lawa (Golaga). Kamu bisa menyeruput kopi di ruang alami bertepi dinding batu lava—kombinasi antara hangatnya minuman dan sejuknya udara goa.
Alamatnya berada di kawasan Karangreja (Dusun Siwarak dan sekitarnya). Suasana hijau pegunungan di luar goa melengkapi nuansa alamnya.

Apa yang menarik: ambience “underground café” yang jarang ada, cocok untuk foto low-light estetik dan live music santai di akhir pekan (cek agenda setempat).

3) Caping Gunung Café — kuliner tradisional di udara sejuk Serang

Masih di dataran tinggi Serang, Caping Gunung Café berdampingan dengan kawasan Pinusan dan rumah dinas Perhutani. View terbuka ke lanskap alam membuat lauk tradisional seperti Nasi Kembul (pilihan nasi jagung/tiwul/merah/putih) terasa makin nikmat.

Apa yang menarik: suasana “desa wisata” yang kuat, menu tradisional untuk rombongan, serta udara dingin pegunungan yang bikin betah duduk lama.

4) Djoglo Langit Coffee & Resto — joglo bertingkat dengan pemandangan sawah

Berlokasi di Jl. Raya Bojongsari (Dusun Gembong), kafe ini menempati bangunan joglo tiga lantai dengan balkon-balkon menghadap petak sawah. Pilihan menu Asia sampai Western, cocok untuk keluarga yang ingin “makan serius” tapi tetap menikmati view hijau.

Apa yang menarik: arsitektur Jawa yang fotogenik, ruang luas untuk keluarga, dan pemandangan sawah yang menenangkan.

5) Link Cafe (Kutabawa) — hidden gem di samping Embun Kopi

Masih relatif baru dan belum banyak disorot, Link Cafe berlokasi di dataran tinggi Kutabawa—tepat di samping Embun Kopi. Suasananya cozy dengan udara dingin khas pegunungan; menunya dari kopi susu kekinian, matcha, hingga rice bowl hemat.

Apa yang menarik: spot ngopi alternatif di “cluster” Serang–Kutabawa, enak untuk nongkrong santai setelah jelajah kebun sayur atau kebun stroberi sekitar.

6) Gardenia Cafe & Resto — nuansa putih di ruang terbuka

Berlokasi di kawasan Hi Venus, Jl. Letnan Yusuf (Kalimanah), Gardenia menonjolkan konsep serba putih yang berpadu dengan taman terbuka. Cocok untuk brunch santai atau sesi foto bertema minimalis-tropis.


Itinerary singkat (1 hari “café hopping alam”)

  • Pagi (06.30–09.00): Guma Landscape Cafe untuk sarapan ringan + berburu kabut tipis.
  • Menjelang siang (10.00–12.00): Tur Goa Lawa lalu ngopi di Lava Coffee Shop.
  • Siang–sore (13.00–15.00): Makan siang tradisional di Caping Gunung Café.
  • Sore (15.30–17.00): Santai di Link Cafe atau Gardenia untuk foto bernuansa putih.

Kisaran biaya & tips

  • Harga menu di tempat-tempat di atas umumnya terjangkau (kopi dan camilan–makanan utama), sebanding dengan pengalaman view alamnya. Datang lebih awal saat akhir pekan agar kebagian spot luar.
  • Musim & cuaca: view Gunung Slamet paling jelas saat cuaca cerah/selepas hujan; bawa jaket karena suhu dataran tinggi Serang cukup dingin.
  • Etika & keselamatan: di kawasan goa, perhatikan pencahayaan, pijakan, dan ikuti rambu pengelola; hindari menyentuh formasi batu rapuh.

Penutup

Purbalingga punya banyak spot ngopi bernuansa alam—dari lanskap pegunungan hingga interior goa—yang masih terasa “tersembunyi” dibanding kota tetangga. Mulai dari Guma Landscape Cafe, Lava Coffee Shop di Goa Lawa, Caping Gunung, hingga Link Cafe dan Gardenia, semuanya menawarkan ketenangan, udara segar, dan sudut foto yang “nggak pasaran”. Selamat mengeksplor!

Advertisement Buysell

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *