Riekenews.com – Tersembunyi di lereng Gunung Slamet, di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terdapat sebuah air terjun menawan yang belum terlalu ramai dijamah wisatawan: Curug Nini. Tempat ini menawarkan kombinasi keasrian hutan, aliran air jernih, dan suasana yang begitu tenang—menjadi pilihan ideal bagi siapa saja yang ingin melepaskan penat dan menyatu dengan alam.
Lokasi, Akses & Rute

Curug Nini berada di kawasan Desa Cipaku atau perbatasan dengan Desa Pagerandong (Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga). Dari pusat kota Purbalingga, jaraknya sekitar 11 km dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 20–25 menit. Rute umum: mengikuti jalan Purbalingga–Bobotsari, kemudian ke Karangnangka Dusun I, lanjut ke Desa Cipaku/Pagerandong, dan dari titik parkir melanjutkan dengan trekking ringan sekitar 15–30 menit menyusuri jalan setapak menuju air terjun.
Pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan membawa air minum — terutama karena fasilitas di lokasi masih sederhana.
Daya Tarik Utama

1. Keindahan Air Terjun & Kolam Alami
Meski ketinggiannya tak terlalu ekstrem—beberapa sumber menyebut sekitar 10 meter atau sekitar 25 meter menurut versi lain — Curug Nini tetap memikat. Aliran air yang jatuh membentuk kolam alami yang cukup luas dan jernih, cocok untuk berenang ringan atau sekadar merendam kaki di air pegunungan yang sejuk.
2. Suasana Hutan yang Masih Asri
Air terjun ini dikelilingi pepohonan lebat dan vegetasi hijau yang menjulang — menciptakan atmosfer alam yang damai. Kicauan burung, gemericik air, serta udara sejuk lereng Gunung Slamet menjadi bonus tambahan untuk relaksasi.
3. Trekking Ringan yang Menyenangkan
Perjalanan menuju Curug Nini tak memerlukan pendakian ekstrem. Trekking ringan melalui jalan setapak di antara ladang warga dan pepohonan memberikan pengalaman menyatu dengan alam sebelum sampai ke titik air terjun.
4. Spot Fotografi & Healing Alam
Karena belum terlalu ramai, Curug Nini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati momen pribadi dengan alam, melakukan piknik sederhana, dan mengabadikan momen lewat foto—baik dari kolam, tebing alami, maupun pepohonan di sekitarnya.
Tips Perjalanan & Waktu Terbaik
- Waktu terbaik mengunjungi: pagi hingga siang hari, saat cahaya alami cukup dan pengunjung masih sedikit.
- Musim kemarau direkomendasikan agar jalur trekking lebih aman dan debit air tak terlalu deras.
- Gunakan alas kaki anti-licin, bawa kantong sampah sendiri untuk mendukung kelestarian alam, serta hormati warga lokal yang tinggal sekitar lokasi.
- Jika datang dengan motor atau mobil, parkir di titik aman lalu lanjut dengan kaki agar pengalaman alam makin terasa.
Kesimpulan
Curug Nini memang mungkin belum setinggi atau terkenal seperti beberapa air terjun utama di Jawa Tengah, namun daya tariknya terletak pada kesejukan alamnya, akses yang relatif ringan, dan suasana yang tenang jauh dari keramaian. Bagi kamu yang mencari tempat unwinding atau sekadar ingin menjauh sejenak dari rutinitas kota, surga tersembunyi di lereng Gunung Slamet ini bisa jadi pilihan tepat.






